Tampilkan postingan dengan label Astronomi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Astronomi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 14 Juni 2014

Quasar dan Blazar

Download versi PDF
Inti galaksi ditenagai oleh lubang hitam (black hole) super kuat di pusatnya, sehingga bisa menahan materi dan bintang-bintang berada di galaksi itu. Beberapa galaksi, intinya memancarkan energi yang besar. Inti yang memancarkan energi ini disebut inti galaksi aktif atau active galactic nuclei (AGN). Saat inti galaksi mengakresi materi di sekitarnya, materi tersebut berputar semakin cepat dan semakin panas, sehingga melepaskan sejumlah cahaya dan energi di kutub-kutubnya. Energi ini disebut jet kosmik.

http://www.news.utoronto.ca/sites/default/files/Quasar_Graham_11_12_5.jpg

Quasar merupakan salah satu dari AGN. Quasar merupakan kepanjangan dari Quasi Stellar Radio Source. Disebut radio source karena pada awal ditemukannya, quasar terlihat sangat terang jika diamati dengan menggunakan teleskop radio, sehingga dapat dikatakan quasar memancarkan gelombang radio yang sangat besar. Namun, saat ini diketahui bahwa tidak semua quasar memancarkan gelombang radio, sehingga namanya menjadi Quasi Stellar Object (QSO). Namun, nama quasar tetap sering dipakai.

Semua quasar berada pada jarak yang sangat jauh. Hal ini dapat diketahui melalui pergeseran merahnya (redshift) yang besar, sehingga kecepatan menjauhnya tinggi dan jaraknya semakin jauh. Hal itu didapat dari persamaan v = H x d, dimana v adalah kecepatan menjauh, H adalah konstanta Hubble, dan d adalah jarak objek dari bumi. Dari persamaan tersebut, v sebanding dengan d. Kecepatan gerak menjauh quasar sangat tinggi, mendekati kecepatan cahaya, sehingga jaraknya pun sangat jauh.

Selain quasar, ada yang disebut blazar. Sebenarnya, quasar dan blazar adalah objek dengan ciri yang sama. Perbedaannya hanya pada sudut pandang. Saat dilihat dengan teleskop, quasar terlihat dari sisinya (side-on), sementara blazar terlihat dari mukanya (face-on), sehingga blazar terlihat bundar dari bumi dengan intinya terlihat sebagai jet kosmik yang dipancarkannya sendiri.

Rabu, 23 April 2014

5 Fenomena Astronomi Menarik Tahun ini

Download versi PDF
Selasa malam, 18 Maret 2014 jadi permulaan seminggu yang mengesankan bagi para penikmat langit. Pasalnya, banyak kejadian menarik yang akan terjadi di angkasa luar selama beberapa hari ke depan.

Seperti dilansir oleh National Geographic, setidaknya ada sekitar lima kejadian astronomi yang akan terjadi mulai dari tanggal 17 hingga 22 Maret. Semua kejadian itu bisa disaksikan hanya dengan mendongakkan kepala ke atas langit malam.

Tentu saja, diperlukan area bebas polusi cahaya dan teleskop bintang jika perlu untuk melihat berbagai fenomena itu. Apa saja?

1. Bulan bertemu Spica
Tengah malam pada 17 Maret bulan terbit di langit timur dengan dua benda langit lainnya. Dua benda ini akan memancarkan cahaya seperti bintang meskipun sebenarnya tidak juga.

Dua cahaya ini yang ada di sebelah kiri bulan merupakan Planet Mars, sementara di sebelah kanan bulan adalah bintang Spica.

Puncaknya akan terlihat pada Selasa malam di mana bulan akan muncul di bawah duo itu. Hasilnya akan tercipta konjungsi yang cukup menarik dan sayang untuk dilewatkan.

2. Gerhana asteroid


Di pagi buta pada Kamis, 20 Maret 2014, mereka yang beruntung bisa melihat sebuah garis tipis membentang di langit utara Amerika. Ini merupakan bagian dari kejadian langka di mana sebuah asteroid menghalangi cahaya dari bintang Regulus.

Kejadian ini diperkirakan akan muncul pada 2:07 pagi waktu EDT. Asteroid dengan nama 163 Erigone akan melintas tepat di depan cahaya bintang itu sehingga menciptakan efek gerhana yang tak pernah kita lihat sebelumnya.



3. Siang dan malam seimbang
Tepat pada 20 Maret 2014 pukul 4:44 Eastern Time, bumi akan kembali mengalami kejadian langka tahunannya. Pada saat itu, angin kehidupan yang dibawa musim semi akan hadir di belahan bumi utara dan musim gugur hadir di belahan bumi bagian selatan.

Hal itu juga menjadi penanda dari equinox, sebuah kejadian di mana matahari berada tepat di tengah bumi sehingga pembagian waktu siang dan malam di dua belahan dunia jadi rata. Pada saat itu, baik utara atau selatan akan tepat merasakan 12 jam cahaya matahari dan 12 jam kegelapan malam.

4. Bulan muncul bersama Saturnus
Setelah tengah malam pada Jumat 21 Maret 2014, bulan berwarna perak dan satu-satunya planet bercincin di tata surya kita, Saturnus, akan muncul bersamaan di timur. Keduanya akan terlihat sangat dekat, hanya berjarak dua derajat saja.

Tentu saja hal itu hanyalah ilusi optik saja karena jarak antara keduanya dengan bumi sangatlah jauh. Namun, hal tersebut membuatnya menarik untuk disimak.

5. Neptunus muncul
Mereka yang ada di belahan bumi bagian selatan bisa menyaksikan kehadiran Neptunus pada malam 22 Maret 2014. Saat itu, sang bola es raksasa tersebut akan muncul tepat pada saat bulan purnama sehingga keberadaannya bisa dideteksi dengan teropong.

Lokasi Neptunus akan muncul di sekitar Merkurius dengan warna pudar. Bagi yang ingin menyaksikannya bisa menggunakan teleskop dengan magnifikasi rendah.

Sumber:
merdeka.

Selasa, 22 April 2014

Hayabusa, Pesawat Luar Angkasa Pertama yang Berhasil Take-Off dari Asteroid

Pesawat penjelajah ruang angkasa Hayabusa telah resmi disertifikasi oleh Guinness World Records sebagai wahana pertama di dunia yang kembali ke bumi dengan membawa material yang dikumpulkan dari asteroid.



Pesawat tak berawak ini diluncurkan oleh Japan Aerospace Exploration Agency (JAXA) menuju asteroid Itokawa pada tahun 2003, menghabiskan tiga bulan di Asteroid berbentuk seperti kentang yang mempunyai diameter sampai 500 meter.

Tiruan Hayabusa dengan Sekala 1:2



Pesawat ruang angkasa utama, bersama dengan sampel penyimpanan kapsulnya, kembali ke Bumi pada tahun 2010 setelah menyelesaikan perjalanan tujuh tahun sejauh 6 miliar km.

Pesawat ini seharusnya tiba kembali di Bumi pada 2007, namun terjadi masalah teknis yang membuatnya kembali mengambang di angkasa selama tiga tahun lagi.

Guinness World Records mengakui Hayabusa sebagai "Pesawat luar angkasa pertama yang berhasil take-off dari sebuah asteroid."



Foto Meluncurnya Hayabusa beserta pelepasan kapsulnya menuju bumi


Hayabusa Kapsul dan Parasutnya Setelah Jatuh Di Bumi


Kapsul dan Parasut Dari Hayabusa Sewaktu Tiba di bumi


Para Ahli membuka dan mengumpulkan materi yang dibawa Kapsul Hayabusa


Sumber :
haxims

Minggu, 05 Januari 2014

4 Milyar Tahun Lalu Mars itu Planet Berair

Penjelajahan di planet Mars yang banyak menemukan material baru memunculkan hipotesa baru. Material-material ini hanya bisa terbentuk karena adanya air. Evolusi planet pun dipelajari, dan hasilnya NASA merilis video yang mengklaim bahwa planet merah ini dulunya penuh air melimpah.

Dari video tersebut, kita bisa melihat ketika Mars di masa 4 milyar tahun lalu memiliki langit yang biru, danau, layaknya bumi. Namun seraya waktu berlalu danau pun menghilang, langit berubah menjadi merah.
Terjadi pembekuan suhu dan lapisan atmosfer yang menipis hingga keberadaan air ikut menghilang. Teori ini timbul dari hasil pengamatan peneliti NASA bahwa ada bekas-bekas erosi serta sisa-sisa kawah.

Tampaknya lapisan sedalam 1.640 kaki (0,5 kilometer) atau lebih mungkin telah menutupi Mars. Dampaknya atmosfer jadi hangat memiliki tekanan yang sama atau lebih besar daripada yang ditemukan pada permukaan bumi. Namun belum diketahui berapa lama keadaan Mars yang subur hingga akhirnya mengering.
Ada dua hal menarik yang bisa saja muncul dari hasil pengamatan di Mars. Pertama, bagi peminat UFO bisa saja ini dikaitkan dengan berbagai legenda yang menyebutkan nenek moyang di Inca atau Mesir dulu memang didatangi mahluk-mahluk asing yang ikut membangun bumi.

Kedua, proses evolusi di Mars yang mengubah planet subur menjadi begitu tandus merupakan tanda, bumi kita pun bisa saja bernasib sama di tahun-tahun mendatang bila manusia terus merusak tanpa melakukan aksi nyata revitalisasi.

Ilmuwan Berhasil Ciptakan Rekor Suhu Terpanas di Dunia

Laboratorium fisika partikel di Amerika Serikat dilaporkan berhasil menciptakan rekor dunia untuk pembuatan suhu tertinggi buatan manusia.


Rabu, 13 November 2013

Satu Tahun Cahaya Berapa Lama?

Kita sering membaca jarak benda-benda di langit menggunakan satuan tahun cahaya. Penggunaan kata "tahun" seolah menunjuk pada waktu, "berapa lama". Sesungguhnya yang dimaksud adalah satuan jarak.

Mengapa menggunakan satuan "tahun cahaya"? Karena benda-benda di luar angkasa jaraknya sangat jauh, kalau menggunakan meter, kilometer, mile, maka manusia pasti kebingungan bagaimana menyebutkannya saking banyaknya angka nol.
 

Selasa, 12 November 2013

Akhirnya, Curiosity Berhasil Menemukan Air di Planet Mars

Hal itu diungkapkan oleh NASA bahwa sekopan tanah yang dilakukan oleh robot penjelajah Curiosity ternyata memiliki kandungan air sebanyak dua persen.

"Kami melihat Mars sebagai planet yang kering, walaupun ada air tapi tentu tidak sebanyak di Bumi," ucap laurie Leshin selaku penulis dari jurnal sains yang juga sebagai dekan dari Rensselaer Polytechnic Institute.


Identitas Hantu Luar Angkasa Sudah Ketahuan

Beberapa waktu lalu astronom sempat dikejutkan penampakan seperti hantu yang terlihat dari Teleskop Atacama Large Millimeter/submillimeter Array (ALMA). Penuh penasaran, mereka mempelajari sosok hantu tersebut.

Kini akhirnya ketahuan juga sumbernya. Ternyata hantu tersebut hanyalah Nebula, atau awan antarbintang yang terdiri dari debu, gas, dan plasma.


Gerhana Matahari "Hibrid", Bagaimana Bisa Terjadi?

Gerhana Matahari "hibrid" yang terjadi pada Minggu (3/11/2013) merupakan gerhana Matahari langka, terakhir terjadi pada tahun 2005, kemudian hari ini, dan baru akan terjadi lagi pada tahun 2023.



Gerhana Matahari sabit sebagai bagian dari Gerhana Matahari hibrid
yang diabadikan di Juba, Sudan, Minggu (3/11/2013) | Goran Tomasevic/Reuters


Postingan Lama Beranda
Branch